Wednesday, September 17, 2008

LAILATUL QODAR


Tahun lalu (2007) beredar SMS di Arab Saudi yang menyatakan bahwa malam Lailatul Qadar akan terjadi pada malam tanggal 27 Ramadhan 1428 H. Menurut Perhitungan Ilmu Falaq (yang entah benar atau tidak) Malam Lailatut Qadar akan terjadi berurutan dan terus berputar, berganti secara regular dengan pola tanggal 27, 23, 25, 21, 25, 29, 25 Ramadhan. Jika tahun lalu jatuh pada tanggal malam 27 Ramadhan maka tahun ini diperkirakan akan jatuh pada malam tanggal 23 Ramadhan. Begitu perputarannya sampai akhir jaman.

Itu semua berlawanan dengan sunnah Nabi saw. Karena Rasulullah saw tidak pernah memberitakan kapan terjadinya malam itu secara spesifik. ”

Karena itulah dalam wawancara dengan harian Al-Okaz, Syaikh Abikan menegaskan, “Keliru bila melandaskan petunjuk mimpi atau ilmu apapun untuk menetapkanmalam lailatul qadar akrena Rasulullah saw hanya memberitakan bahwa malam lailatul qadar akan tetap disembunyikan waktunya agar umat Islam bersungguh-sungguh di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. ” sumber: www.eramuslim.com

Tanda-Tanda Lailatul Qodar

Lailatul-Qodar mempunyai beberapa alamat atau tanda, baik secara langsung (yaitu pada malamnya) maupun setelah terjadi (yaitu pada pagi harinya).

Adapun alamat secara langsung (yaitu pada malamnya) di antaranya:

1. Sinar cahaya sangat kuat pada malam Lailatul-Qodar dibandingkan dengan malam-malam yang lainnya. Tanda ini pada zaman sekarang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang tinggal ditempat yang jauh dari sinar listrik atau sejenisnya.

2. Bertambah kuatnya cahaya pada malam itu.

3. Thumaninah. Yaitu ketenangan dan kelapangan hati yang dirasakan oleh orang-orang yang beriman lebih kuat dari malam-malam yang lainnya.

4. Angin dalam keadaan tenang pada malam Lailatul-Qodar, tidak berhembus kencang (tidak ada badai) dan tidak ada guntur. Hal ini berdasarkan hadits dari shohabat Jabir bin Abdillah sesungguhnya Rosululloh bersabda (yang artinya): Sesungguhnya Aku melihat Lailatul-Qodar kemudian dilupakannya, Lailatul-Qodar turun pada 10 akhir (bulan Ramadan) yaitu malam yang terang, tidak dingin dan tidak panas serta tidak turun hujan?. (HR. Ibnu Khuzaimah no.2190 dan Ibnu Hibban no.3688 dan dishohihkan oleh keduanya).

Kemudian hadits dari shohabat Ubadah bin Shomit sesungguhnya Rasulullah bersabda (yang artinya) “Sesungguhnya alamat Lailatul-Qodar adalah malam yang cerah dan terang seakan-akan nampak didalamnya bulan bersinar terang, tetap dan tenang, tidak dingin dan tidak panas. Haram bagi bintang-bintang melempar pada malam itu sampai waktu subuh. Sesungguhnya termasuk dari tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya dalam keadaan tegak lurus, tidak tersebar sinarnya seperti bulan pada malam purnama, haram bagi syaithon keluar bersamanya (terbitnya matahari) pada hari itu?. (HR. Ahmad 5/324, Al-Haitsamy 3/175 dia berkata : perawinya tsiqoh)

5. Terkadang Allah memperlihatkan malam Lailatul-Qodar kepada seseorang dalam mimpinya. Sebagaimana hal ini terjadi pada diri para shahabat Rosululloh.

6. Kenikmatan beribadah dirasakan oleh seseorang pada malam Lailatul Qodar lebih tinggi dari malam-malam yang lainnya.

Adapun alamat setelah terjadi (yaitu pada pagi harinya) di antaranya: Matahari terbit pada pagi harinya dalam keadaan tidak tersebar sinarnya dan tidak menyilaukan, berbeda dengan hari-hari biasanya. Hal ini berdasarkan hadits dari shohabat Ubay bin Kaab yang mengatakan: “Sesungguhnya Rasulullah mengkabarkan kepada kami: “Sesungguhnya matahari terbit pada hari itu dalam keaadaan tidak tersebar sinarnya?. (HR. Muslim no.762, 2/828)

Adapun alamat yang menyebutkan bahwa tidak ada atau sedikit gonggongan anjing pada malam Lailatul-Qodar adalah tidak benar, karena terkadang dijumpai pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan anjing dalam keadaan menyalak/menggonggong. Sumber: okezone.com

2 Comments:

At September 18, 2008 at 3:18 AM , Blogger mySouL said...

Orang seperti aku yang ibadahñ jauh dari kesempurnaan, kayakñ sulit ya utk mdapati lailatul qadr.

 
At September 18, 2008 at 1:23 PM , Blogger D'Karmila said...

jgn pesimis,,,,,Alloh maha prngampun,gitu jg dengan aq walau tak berharap byk dan tak bisa berbuat tpi keyakinan harus ada,,,GBU buat kmu,,,mksih atas comment ya

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home